



beginilah definisi saya tentang kata "lucu" dan "menghibur".
fyi, ini digambar waktu training, hohohoho
simple jokes keeps me alive ^^
Linkin Park - Hands Held High (rapnya itu lho.... wuuuiiii)
Turn my mike up louder I got to say something
Light weights step to the side when we coming
Feel it in your chest the syllables get pumping
People on the street they panic and start running
Words on loose leaf sheet complete coming
I jump on my mind, I summon the rhyme of dumping
Healing the blind I promise to let the sun in
Sick of the dark ways we march to the drummin'
Jump when they tell us that they wanna see jumping
Fuck that I wanna see some fists pumping
Risk something, take back what's yours
Say something that you know they might attack you for
Cause I'm sick of being treated like I have before
Like it's stupid standing for what I'm standing for
Like this war's really just a different brand of war
Like it doesn't cater the rich and abandon poor
Like they understand you in the back of the jet
When you can't put gas in your tank
These fuckers are laughing their way to the bank and cashing the cheque
Asking you to have compassion and have some respect
For a leader so nervous in an obvious way
Stuttering and mumbling for nightly news to replay
And the rest of the world watching at the end of the day
In their living room laughing like "What did he say?"
In my living room watching but I am not laughing
Cause when it gets tense I know what might happen
World is cold the bold men take action
Have to react or get blown into fractions
Ten years old it's something to see
Another kid my age drugged under a jeep
Taken and bound and found later under a tree
I wonder if he had thought the next one could be me
Do you see the soldiers they're out today
They brush the dust from bullet proof vests away
It's ironic at times like this you pray
But a bomb blew the mosque up yesterday
There's bombs in the buses, bikes, roads
Inside your market, your shops, your clothes
My dad he's got a lot of fear I know
But enough pride inside not to let that show
My brother had a book he would hold with pride
A little red cover with a broken spine
On the back, he hand-wrote a quote inside
When the rich wage war it's the poor who die
Meanwhile, the leader just talks away
Stuttering and mumbling for nightly news to replay
And the rest of the world watching at the end of the day
both scared and angry like "what did he say?"
(nyontek di azlyrics)
bukan gambar biasa, ini tugas kesling
hai hai hai...
karena belum ada gambar baru ^^, saya mau posting gambar lama, hasil karya saya, si Om, dan si Decky.
Bukan gambar sih, lebih tepatnya kumpulan gambar yang mendapat sentuhan digital seperlunya trus dikasi background musik trus dipadukan dengan kata-kata, kesemuanya terpadu secara harmonik menjadi file swf yang kami namakan : Tugas Besar Mata Kuliah Kesehatan Lingkungan.
Iya, sebenarnya ini tugas kuliah sodara2 ^^, daripada blognya vakum. heheh
filenya di dieu
Saya dan Jalanan di Bandung
Sebuah kumpulan contoh kasus :
H-1 lebaran, saya mau lebaran di rumah om di ujung berung, atau yang lebih akrab kami sebut "di gunung". Karena orang-orang udah duluan ke gunung sejak kemarin, saya terpaksa nyusul sendirian. Dan saya gak tahu jalan walaupun tiap tahun selama 4 tahun saya selalu lebaran disana.
Penyelamat : Mprat, partner TA saya yang orang ujung berung nganterin saya sampe ke gunung
H+1 lebaran, para sepupu yang notabene orang Jakarta mau ke daerah jalan Riau berdistro ria. Saya didaulat jadi navigator. Saya cuma ngangguk, senyum tidak meyakinkan. Tapi saya tetap jadi navigator, walaupun saya hanya punya dua senjata : papan penunjuk jalan dan HP untuk nelpon temen2 di Bandung. Belakangan, kenyataan membuktikan saya gak tahu jalan, saya bahkan kaget sendiri waktu kami ngelewatin Babe (sebuah toko barang bekas terkenal di Bandung). Ooo... ternyata Babe itu ada di jalan Riau...
Penyelamat : si Imung, sepupu saya yang orang Jakarta yang ternyata lebih hapal jalan. Mungkin karena dia suka ke distro Bandung seperti sebagian orang2 jakarta lainnya -> pembenaran.
H+2 lebaran, para sepupu mau mengikuti saran saya : beli baju distro di Plaza Parahyangan. Saya pun harus mempertanggungjawabkan ide saya dan duduk di kursi depan lagi sebagai navigator. Saya benar2 berpikir saya tahu jalannya,...
Penyelamat : Si Imung lagi. Jakarta 2, Bandung 0. info tambahan, plaza parahyangan masih tutup di H+2.
H+3 lebaran, saya harus pulang dari gunung ke kosan. Setidaknya saya tahu jalur angkotnya. Tapi saya gak naik angkot, saya nebeng pak de saya (orang jakarta juga) sampe alun alun. Karena saya gak begitu yakin jalur angkot dari alun-alun ke kosan, saya nebeng lagi sampe stasiun soalnya kebetulan si pak de mau lewat stasiun. Sampai stasiun, ternyata yang dimaksud adalah belakang stasiun (Saya cuma tahu naik angkot kalau dari depan Stasiun, itupun saya tahu setelah 3 tahun tinggal di Bandung). Jadi saya putuskan turun di sebuah jembatan penyebrangan yang sepertinya pernah saya naiki 4 tahun yang lalu waktu masih tingkat satu. Dari situ rencananya saya akan mengandalkan ingatan 4 tahun yang lalu untuk mencari jalan pulang sendiri.
Penyelamat : Fahmi, alumni ITB yang kini bekerja di Jakarta yang berbaik hati menjawab pertanyaan bodoh saya via telepon.
H-2 deadline ngurus wisuda. Saya harus foto buat keperluan kelulusan dan sebagainya. Saya gak tahu harus nyari tempat foto di mana, saya cuma tahu Jonas. Itupun saya gak tahu gimana cara ke jonas.
Penyelamat : Mprat, masih partner TA saya ,alhamdulillah, nganterin saya ke Yohan Photo di dekat Unpad.
Masih hari yang sama, Yohan Photo bilang kalo mereka butuh 2 hari produksi dan itupun sore baru selesai. Jadi karena saya cuma punya waktu sekitar 1 hari, si mbak2nya menyarankan saya langsung ke kantor pusat Yohan Photo di Setiabudi, katanya disitu hasil fotonya bisa langsung selesai di hari yang sama. Sesuai tema tulisan, saya gak punya ide ke Setiabudi tuh naik angkot yang mana.
Penyelamat : Saya sendiri. Saya putuskan mending tidak usah ambil resiko ke Setiabudi. hehew
Masih hari yang sama, saya mau pulang dari Yohan Photo yang terletak di dekat Unpad. saya tahu Unpad dan ITB itu super dekat. Temen kosan saya si Inal aja jalan kaki ke Unpad tiap hari, walaupun manusia normal sebenarnya akan memilih naik angkot. Tapi saya gak punya waktu jalan kaki, dan hujan makin deras. Dan karena ini masih di postingan yang sama, saya kira anda bisa nebak sendiri : Saya gak tahu gimana caranya dari Unpad ke ITB naik angkot.
Penyelamat : Tukang fotokopi depan Unpad yang berbaik hati nunjukin angkotnya
Saya dan jalanan di Bandung. Dua hal yang kurang bersahabat. Walaupun sudah 4 tahun hidup bersama. hehehe.
gak ada ide nih....
yeah right...
Weekend kemarin saya jalan2 sama "pasukan" yang lain ke sebuah mall di bandung. Salah satu tempat yang kami singgahi cukup lama adalah sebuah counter jam tangan di lantai 2. Waktu itu hanya satu orang dari pasukan yang masuk. Sisanya nunggu diluar, antara gak minat dan gak mampu.
Saya lihat pasukan yang satu ini cukup serius milih2 jam tangan, jadi iseng2 saya nanya ke pasukan yang lain, "Serius dia mau beli?". "Kaya'nya sih serius, kak. Kan lagi banyak uang." jawab pasukan yang lebih junior di sebelah saya.
Saya penasaran, dia pun lanjut menjelaskan. Katanya proyeknya kemarin berhasil. Proyek ini maksudnya "proyek SNMPTN". Ternyata pasukan yang lagi asik memilih2 jam tangan ini salah satu oknum dalam kasus SNMPTN kemarin. Hanya saja sindikatnya lebih rapi, jadi aman-aman saja sampe sekarang.
Ah, seus, saya tidak bisa tidak berpikir buruk malam itu. Apalagi tidak lama kemudian dia keluar dari toko, menuju ATM, balik lagi ke toko dan keluar dengan jam tangan baru. Makin buruk sudah pikiran saya. Maaf ya...
Kemungkinan2 lain yang bagus2 dan masuk akal entah kenapa tidak bisa diterima kepala saya. Walaupun dia teman saya juga. Sepertinya terlalu"sinetron" kalo saya berpikir upah proyek kemarin tidak disentuh sama sekali karena sadar dan merasa bersalah, trus pembelian jam tangan ini murni beli jam tangan biasa dan tidak ada hubungannya dengan membengkaknya tabungan hasil dari proyek kemarin. Maaf ya...
Semoga "kita" bisa belajar dari "kesalahan" kemarin...
Haha! >=)
Yeah right!
YUI - skyline (translation ^^)
YUI
Skyline
I think I think a little too much
In my room where I can’t sleep
I want to just run away from this night
My sighs fall onto the window
I want to fly far away
Away from the moonlight
What should I do?
I want to fly well, I want to fly well
I just don’t know how to fly...
I want to fly well, I want to fly well
I wish someone would teach me
Surely everything’s unfamiliar
Even the TV is full of lies
I keep running for shelter from the rain
I can’t go on like this
I don’t care if I get drenched
I want to fly well I want to fly well
In order to learn to fly...
I want to fly well I want to fly well
You have to get out into the sky, to skyline
I can’t wait for my chance
How many of the same old mornings
Have I counted so far, picturing the skyline
I don’t know how to fly
I don’t even know if I can fly
I want to fly well I want to fly well
But I’ll go
I want to fly well I want to fly well
In order to learn to fly...
I want to fly well I want to fly well
You have to get out into the sky, to skyline
*lupa creditnya ^^
Faktor lingkungan





QS Al Israa : 32
Ket: Ben = beno -> nama si komputer
lucu gak sih? gak ya?
ini kali yang namanya dark humour...^^
oiya, 2 panel terakhir fiktif yah. Tidak ada cicak pacaran di kamar ku, dan tidak ada adegan ngajak komputer jadian. Saya waras, mana mau saya sama komputer berdebu begitu. (piss ben)
oiya lagi,
saya gak bermaksud buruk in any possible way,
piss yow


